Perbincangan RUU Ciptaker Kelar, Airlangga Hartarto Beber Keistimewaannya

Perbincangan RUU Ciptaker Kelar, Airlangga Hartarto Beber Keistimewaannya

jpnn. com , JAKARTA – Gajah Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menympaikan apresiasinya atas pembahasan Program Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) yang dilakukan sejak Februari kelam hingga Sabtu (3/10) malam.

Airlangga mencatat jumlah pembahasan atas RUU yang dikenal dengan julukan Omnibus Law itu mencapai 63 kali.

“Rapat panja 55 kali, rapat tim perumus, tim sinkronisasi enam kali, kemudian rapat ini yakni kerap panja dan rapat kerja, ” kata Airlangga dalam rapat di Badan Legislasi (Baleg) DPR dalam Sabtu (3/10) malam.

Baca Juga:

Menteru asal Golkar itu memastikan rapat pengkajian RUU Ciptaker dilakukan secara transparan dan terbuka untuk publik, apalagi bisa dilihat melalui media baik.

Pemerintah memberi apresiasi keterbukaan, termasuk pendapat, tanggapan, masukan yang diberikan dalam pembicaraan RUU Ciptaker.

“Ditambah lagi kerja yang tidak mengingat waktu. Sabtu pun kegiatan, Minggu kerja bahkan sampai malam. Kadang-kadang ada padam listrik, ”   ujarnya dalam rapat dengan dipimpin Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas itu.  

Baca Juga:

Dalam kesempatan itu Airlangga menjelaskan, negeri sudah memiliki Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). “Ini sekaligus menjawab bahwa pemerintah tetap mengutamakan pemulihan kesehatan, ” kata menteri yang juga memimpin komite itu.

Mantan menteri perindustrian itu memasukkan, RUU Ciptaker akan mendorong debirokratisasi dan pemerintahan yang lebih tepat dengan penerapan norma, standar, metode, dan kriteria (NSPK), serta penggunaan sistem elektronik.