Komentari Mafia Tanah, Menteri ATR: Mereka Bisa Sewa Buzzer untuk Memutar Fakta

Komentari Mafia Tanah, Menteri ATR: Mereka Bisa Sewa Buzzer untuk Memutar Fakta

jpnn. com , JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan A. Djalil menyatakan bahwa pemerintah terus menyerahkan kemudahan dalam berusaha guna menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Menurut Menteri Sofyan, kemudahan itu juga mencakup pendaftaran seluruh dunia tanah di Indonesia dan penyelesaian sengketa konflik pertanahan yang ada.

“Sengketa serta konflik pertanahan yang terjadi betul mengganggu, kendati sudah banyak yang diselesaikan, ” kata Menteri Sofyan saat membuka Kerap Kerja Teknis Penanganan Sengketa serta Konflik Pertanahan melalaikan konferensi video, Selasa (03/11/2020).

Baca Juga:

Sungguh sengketa dan konflik pertanahan tetap jadi sorotan publik. Konflik pertanahan kerap menjadi viral di media sosial sekaligus ramai di pemberitaan media kovensional.

Menteri Sofyan menambahkan, ATR/Kepala BPN mengungkapkan banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa sudah banyak urusan sengketa maupun konflik pertanahan yang berhasil diselesaikan.

“Namun, karena ada suatu urusan yang belum selesai, maka tersebut mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap kerja keras kita, ” ungkapnya.

Baca Juga:

Gajah Sofyan juga menyinggung tentang keberadaan mafia tanah yang menjadi satu diantara penyebab sengketa dan konflik pertanahan. Menurutnya, mafia tanah bisa leluasa melakukan praktiknya karena punya banyak sumber daya.

“Mereka bisa sewa buzzer untuk memutar fakta-fakta yang terjadi serta memakai media untuk memviralkannya. Namun, dengan jelas kita tidak boleh tumbang dari mereka, ” katanya.