Isyarat dan Temannya Divonis Penjara Sebaya Hidup, Semoga Kapok

Isyarat dan Temannya Divonis Penjara Sebaya Hidup, Semoga Kapok

jpnn. com , PALEMBANG semrawut Sandi Ekowardo (28) dan Sayadi (50) akhirnya divonis dengan azab pidana penjara seumur hidup sebab Majelis hakim Pengadilan Negeri Klas IA Palembang.

Mereka merupakan terdakwa sindikat narkotika lintas provinsi pembawa 22 kilogram sabu-sabu yang dibekuk Tim Dit Reserse Narkoba Polda Sumsel pada Februari 2020.

“Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara kepada kedua terdakwa dengan pidana sebaya hidup, ” kata Hakim ketua Bongbongan Silaban saat membacakan ketentuan pada persidangan yang berlangsung dengan virtual pada Senin (7/9).

Baca Juga:

Hakim menyatakan keduanya melanggar pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika sebagaimana dalam dakwaan pertama.

Vonis tersebut sama secara tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Imam Murtadlo yang meminta keduanya divonis seumur hidup.

Pertimbangan dengan memberatkan adalah karena perbuatan ke-2 terdakwa tidak mendukung program negeri dalam memberantas tindak pidana narkotika. Sedangkan yang meringankan karena keduanya bersikap sopan selama di persidangan serta mengakui perbuatannya.

Baca Juga:

Sandi & Sayadi masih pikir-pikir merespons putusan itu. “Kami diberikan waktu semasa tujuh hari ke depan buat menentukan sikap menerima atau melaksanakan, pastinya berkoordinasi dahulu dengan tersangka, ” kata Triasa selaku penasihat hukum terdakwa.

Kedua terdakwa sebelumnya ditangkap Tim Dit Reserse Narkoba Polda Sumsel pada Februari 2020. Mulanya mereka dihubungi seorang bandar bernama Alam (DPO) yang mengajak berangkat ke Jambi untuk mengambil satu unit mobil berisikan narkotika jenis sabu-sabu pada jumlah besar.