Bagi Anda yang Belum Tahu Kasus Djoko Tjandra, Silakan Baca

Bagi Anda yang Belum Tahu Kasus Djoko Tjandra, Silakan Baca

jpnn. com , JAKARTA – Tim dari Bareskrim dan Propram Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra.

Pria kelahiran Sanggau 27 Agustus 1950 dengan beralamat di Jl Simprug Golf I No. 89 Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan itu ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (30/7).

Djoko Tjandra atau Tjan Kok Hui ditangkap oleh personel Polri dipimpin Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit, dibantu Polisi Diraja Malaysia, dan dibawa pulang ke Indonesia untuk diadili terkait kasus pengalihan hak tagih (cessie) antara PT Era Rajin Prima (EGP) miliknya dengan Bank Bali pada Januari 1999.

Baca Juga:

Djoko Tjandra tiba pukul 22. 40 WIB di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada saat bersamaan merebak gemar takbir menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Berikut kronologis kasus Djoko Tjandra:

Djoko Tjandra membuat perjanjian dengan ditujukan untuk mencairkan piutang Bank Bali pada tiga bank (Bank Dagang Nasional Indonesia, Bank Umum Nasional, dan Bank Bira) senilai Rp3 triliun.

Namun yang bisa dicairkan oleh EGP, setelah diverifikasi Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), hanya sejumlah Rp904 miliar dari nilai pembicaraan Rp1, 27 triliun (di BDNI).

Baca Pula:

Pencairan piutang sebesar Rp904 miliar itu, juga melibatkan BPPN yang meminta Bank Indonesia melakukan pembalasan dana itu.

Kasus ini mencuat setelah menonjol dugaan praktik suap dan korupsi dalam proses pencairan piutang itu.